KSAD Maruli Simanjuntak Sindir Donatur Bencana di Sumatra: "Tak Perlu Spanduk Segede Gaban"
POLHUKAM.ID - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memberikan kritik terbuka terhadap fenomena pencitraan dalam penyaluran bantuan bencana, khususnya di wilayah Sumatra. Menurutnya, esensi bantuan kemanusiaan sering terkalahkan oleh kepentingan publikasi.
Maruli menyoroti banyaknya donatur yang lebih menonjolkan atribut besar, spanduk mencolok, dan identitas organisasi secara berlebihan saat tiba di lokasi bencana. Ironisnya, kehadiran mereka kerap tidak diikuti keterlibatan langsung dalam pendistribusian bantuan kepada korban.
"Datang membawa nama besar, tapi yang menyalurkan justru orang lain," ujar Maruli Simanjuntak, seperti dikutip dari liputan6.com (8/1/2026).
Bantuan Bencana Bukan untuk Pencitraan
KSAD menegaskan bahwa bantuan kemanusiaan seharusnya berfokus pada tiga hal: kecepatan, ketepatan, dan keikhlasan. Bantuan bisa disalurkan secara langsung tanpa memerlukan izin berlapis atau klaim yang berlebihan.
Artikel Terkait
Siapa Sebenarnya Eny Retno? Kisah Istri Gus Yaqut yang Setia 21 Tahun & Lulusan IPB
Korupsi Tambang & Sawit Rp186,48 Triliun: Modus Bocornya Uang Negara Akhirnya Terbongkar!
Unggahan UAS Soal Penolakan Ceramah 2018: Kaitannya dengan Status Tersangka Gus Yaqut Sekarang?
Ayah Prada Lucky Ditangkap TNI: Fakta KDRT, Wanita Simpanan, dan Perlawanan di Pelabuhan