Pengelola sekolah, Vitara Yudha (53), menjelaskan insiden terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, bertepatan dengan waktu pelaksanaan ibadah Salat Jumat. Menurut kesaksian sejumlah staf dan siswa yang berada di dalam gedung, tower tersebut ambruk secara perlahan, bukan secara tiba-tiba.
"Ya ambruknya perlahan tadi," ujar Vitara saat dikonfirmasi di lokasi.
Vitara memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Sebagai langkah antisipasi, seluruh siswa dan staf pengajar telah dievakuasi dan diminta keluar dari bangunan sekolah setinggi lima lantai tersebut.
"Sudah kita evakuasi siswa bahkan staf-staf kita juga. Jadi untuk sementara hari ini kita tutup lebih cepat," pungkasnya.
Sekolah perhotelan di Wonokromo, Surabaya, tersebut terpaksa menutup aktivitas lebih awal untuk memastikan keamanan dan memfasilitasi proses penanganan pasca-ambruknya tower seluler.
Artikel Terkait
CKG Prabowo vs Kemenkes: Benarkah Program Cek Kesehatan Gratis Bikin Anggaran Jebol?
Fakta Mengejutkan dari Mendikdasmen: Banyak Anggota Dewan RI Lulusan Paket C, Ini Peran Krusial PKBM
Suami Korban Jambret Jadi Tersangka, Ini Fakta Mengejutkan Setelah 2 Pelaku Tewas Nabrak Tembok
Meteor Jatuh di Danau Maninjau? Ternyata Ini Fakta yang Diumumkan Polisi!