Gaikindo Bongkar Kontroversi Impor 105.000 Mobil India: Kapasitas Lokal Mencukupi, Lalu Mengapa?

- Sabtu, 21 Februari 2026 | 20:50 WIB
Gaikindo Bongkar Kontroversi Impor 105.000 Mobil India: Kapasitas Lokal Mencukupi, Lalu Mengapa?

Sebagian besar model yang diproduksi memiliki penggerak 4x2 dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 40 persen, serta didukung jaringan layanan purnajual yang luas.

Pernyataan Resmi Ketum Gaikindo

Ketua Umum Gaikindo, Putu Juli Ardika, menegaskan kesiapan industri nasional. "Anggota Gaikindo dan industri pendukungnya, termasuk industri komponen otomotif (GIAMM), mempunyai kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Diperlukan waktu yang memadai agar jumlah dan kriterianya dapat dipenuhi," ujarnya.

Putu menambahkan, pemanfaatan kapasitas dalam negeri dapat menghindari potensi pengurangan tenaga kerja akibat penurunan permintaan pasar dalam negeri belakangan ini.

Rincian Pesanan Kendaraan dari India

Proyek kontroversial ini melibatkan dua produsen India:

  • Mahindra & Mahindra Ltd: Memasok 35.000 unit Scorpio Pick Up dari pabrik di Nashik, India.
  • Tata Motors: Melalui PT Tata Motors Distribusi Indonesia, mengirimkan 70.000 unit yang terdiri dari 35.000 unit Yodha pick-up dan 35.000 unit truk ringan Ultra T.7.

Harapan Industri Otomotif Nasional

Gaikindo berharap kebijakan pemerintah dapat mengoptimalkan produksi dalam negeri. Langkah ini dinilai tidak hanya memperkuat industri nasional, tetapi juga menjaga stabilitas tenaga kerja dan keberlanjutan ekosistem otomotif Indonesia yang telah dibangun.

Halaman:

Komentar