Gaikindo Bongkar Fakta Mencengangkan: 105.000 Mobil India Akan Impor, Padahal Pabrik Lokal Nganggur?

- Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:00 WIB
Gaikindo Bongkar Fakta Mencengangkan: 105.000 Mobil India Akan Impor, Padahal Pabrik Lokal Nganggur?

Ketua Umum Gaikindo, Putu Juli Ardika, menegaskan bahwa industri otomotif nasional sebenarnya siap berkontribusi memenuhi kebutuhan proyek pemerintah.

"Anggota Gaikindo dan industri pendukungnya, termasuk industri komponen otomotif (GIAMM), mempunyai kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Namun, diperlukan waktu yang memadai agar jumlah dan kriterianya dapat dipenuhi," kata Putu Juli dalam keterangan persnya.

Dia menambahkan, pemanfaatan kapasitas dalam negeri juga dapat menghindari potensi pengurangan tenaga kerja di tengah penurunan permintaan pasar domestik dalam beberapa tahun terakhir.

Rincian Impor Kendaraan Niaga dari India

Proyek KDKMP diketahui melibatkan impor besar-besaran dari dua produsen India:

  • Mahindra & Mahindra Ltd: Akan memasok 35.000 unit Scorpio Pick Up yang diproduksi di Nashik, India.
  • Tata Motors: Melalui PT Tata Motors Distribusi Indonesia akan mengirimkan 70.000 unit, yang terdiri dari 35.000 unit Yodha pick-up dan 35.000 unit truk ringan Ultra T.7.

Dampak terhadap Industri Otomotif Nasional

Kesepakatan impor ini menarik perhatian karena penjualan domestik kendaraan bermotor masih di bawah 1 juta unit per tahun. Gaikindo berharap kebijakan pemerintah dapat lebih mempertimbangkan optimalisasi produksi dalam negeri.

Langkah memprioritaskan produk lokal dinilai tidak hanya memperkuat industri nasional, tetapi juga menjaga stabilitas tenaga kerja dan keberlanjutan ekosistem otomotif Indonesia yang telah dibangun.

Halaman:

Komentar