Gaikindo Protes Keras! 105.000 Mobil India Akan Masuk, Padahal Pabrik Lokal Nganggur?

- Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:25 WIB
Gaikindo Protes Keras! 105.000 Mobil India Akan Masuk, Padahal Pabrik Lokal Nganggur?

Gaikindo Pertanyakan Rencana Impor 105.000 Mobil India, Kapasitas Produksi Dalam Negeri Mencukupi

POLHUKAM.ID – Rencana impor 105.000 unit kendaraan niaga dari India untuk proyek Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menuai sorotan dari industri otomotif nasional. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menilai kapasitas produksi dalam negeri sebenarnya mampu memenuhi kebutuhan tersebut, khususnya di segmen kendaraan pick-up.

Kontroversi muncul setelah kontrak pengadaan senilai Rp24,66 triliun itu melibatkan dua produsen asal India. Padahal, Indonesia memiliki tujuh pabrik kendaraan niaga yang selama ini memproduksi model serupa dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 40 persen.

Kapasitas Produksi Kendaraan Niaga di Dalam Negeri Sangat Besar

Gaikindo mencatat, dari total 61 anggotanya, kapasitas produksi kendaraan roda empat di Indonesia mencapai 2,5 juta unit per tahun. Khusus untuk segmen kendaraan komersial kelas menengah ke bawah seperti pick-up, kapasitas produksi bahkan menembus lebih dari 400.000 unit per tahun.

Tujuh produsen kendaraan niaga di dalam negeri tersebut adalah:

  • PT Suzuki Indomobil Motor
  • PT Isuzu Astra Motor Indonesia
  • PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor (Mitsubishi)
  • PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors)
  • PT Sokonindo Automobile (DFSK)
  • PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN)
  • PT Astra Daihatsu Motor

Kendaraan produksi dalam negeri ini dinilai telah terbukti menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah, didukung oleh jaringan layanan purnajual dan bengkel yang luas di seluruh Indonesia.

Permintaan Gaikindo: Beri Kesempatan pada Industri Nasional

Halaman:

Komentar