Tujuh produsen kendaraan niaga di dalam negeri tersebut adalah:
- PT Suzuki Indomobil Motor
- PT Isuzu Astra Motor Indonesia
- PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor (Mitsubishi)
- PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors)
- PT Sokonindo Automobile (DFSK)
- PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN)
- PT Astra Daihatsu Motor
Sebagian besar model yang diproduksi merupakan penggerak 4x2 dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 40 persen, didukung jaringan layanan purnajual dan bengkel yang luas di seluruh Indonesia.
Permintaan Gaikindo dan Dampak pada Tenaga Kerja
Ketua Umum Gaikindo, Putu Juli Ardika, menegaskan bahwa industri nasional siap berkontribusi jika diberikan waktu dan kesempatan yang memadai. Partisipasi industri dalam negeri dinilai dapat mengoptimalkan kapasitas produksi, menghindari potensi pengurangan tenaga kerja, dan menjaga keberlanjutan ekosistem otomotif nasional di tengah penurunan permintaan pasar domestik.
Rincian Pesanan dan Harapan Industri
Pesanan 105.000 unit tersebut terbagi menjadi 35.000 unit Scorpio Pick Up dari Mahindra dan 70.000 unit dari Tata Motors (35.000 Yodha pick-up dan 35.000 truk ringan Ultra T.7). Gaikindo berharap pemerintah dapat mempertimbangkan kembali kebijakan ini untuk mendukung optimalisasi produksi dalam negeri, memperkuat industri lokal, dan menjaga stabilitas ketenagakerjaan.
Artikel Terkait
Gaikindo Bongkar Fakta Mengejutkan: Impor 105.000 Mobil India Ancam Industri Otomotif Nasional?
Impor 105.000 Mobil India Ditolak! Gaikindo Bongkar Fakta Kapasitas Pabrik Lokal yang Mampu Penuhi Proyek Rp24,6 T
Gaikindo Bongkar Fakta Mengejutkan: Impor 105.000 Mobil India, Padahal Pabrik Lokal Mampu Penuhi!
Gaikindo Geger! 105.000 Mobil India Mau Masuk, Padahal Pabrik Lokal Mampu Penuhi?