Pernyataan itu bertolak belakang dengan apa yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo alias Jokowi usai menemui Presiden Volodmyr Zalenskyy di Istana Maryinsky.
Pada pertemuan tersebut, Jokowi menyampaikan kunjungannya merupakan bentuk kepedulian masyarakat Indonesia untuk Ukraina.
Selain itu, Jokowi juga mengatakan Indonesia menyoroti pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah serta pentingnya penyelesaian konflik antara Ukraina dan Rusia dengan damai.
Merespons itu, Juru Bicara Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar mengaku bingung dengan pernyataan pemerintah Ukraina yang membantah klaim dari Presiden Jokowi.
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!