"Makin yakin saya kalau LGBT di Indonesia sudah mengkhawatirkan. Kedutaan Besar Inggris sudah tak menghormati norma hukum masyarakat Indonesia dan terang-terangan mendukung LGBT," katanya di Twitter, Sabtu (21/5/2022).
"Kita harus menegur mereka bahwa sebagai tamu harus tahu diri dan tahu tata krama negara di mana dia berpijak," ujarnya.
Kiai Cholil sebelumnya juga menuturkan, dalam ajaran Islam, masalah LGBT merupakan kondisi tidak normal sehingga masyarakat jangan sampai menganggap pasangan sejenis sebagai hal lumrah akibat seringnya promosi LGBT.
"Saya masih menganggap LGBT itu ketidaknormalan yang harus diobati bukan dibiarkan dengan dalih toleransi. Meskipun itu bawaan lahir bukan itu kodratnya. Manusia itu yang normal adalah laki berpasangan dengan perempuan begitu juga sebaliknya," ujarnya.
Isu LGBT ini juga ditolak ulama-ulama dunia, Lembaga fatwa Mesir, Dar al-Iftaa telah mengeluarkan beberapa fatwa yang menekankan larangan homoseksualitas dan bahkan menggambarkannya sebagai perbuatan keji. Homoseksualitas disebut mutlak dilarang karena akibat yang ditimbulkannya.
Artikel Terkait
Target Nol Keracunan MBG 2026: Benarkah Garansi Allah Gantikan Tanggung Jawab Negara?
Adly Fairuz Jadi Jenderal Ahmad? Kronologi Tipu Calon Akpol Rp 3,6 Miliar Terbongkar!
Siapa Sebenarnya Eny Retno? Kisah Istri Gus Yaqut yang Setia 21 Tahun & Lulusan IPB
Korupsi Tambang & Sawit Rp186,48 Triliun: Modus Bocornya Uang Negara Akhirnya Terbongkar!