POLHUKAM.ID - Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem Surya Paloh merespons pidato kenegaraan Presiden Jokowi soal pembahasan bukan lurah, melainkan presiden.
Menurut Paloh, ucapan Presiden Jokowi tidak ada yang mesti diperdebatkan, lantaran sebuah guyonan atau candaan.
"Mengikuti seluruh perkembangan dinamika yang ada di tengah-tengah kehidupan kemasyarakatan kita tidak ada yang luar biasa juga, ya," kata Paloh di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8/2023).
Paloh menuturkan kegembiraan bisa dihadirkan dalam kegiatan apa pun, termasuk pidato Presiden Jokowi. Menurutnya, perumpamaan lurah yang disampaikan Presiden Jokowi tidak mesti menjadi perdebatan.
"Kalau ada barangkali perumpamaan semua peraturan harus atas persetujuan Pak Lurah. Saya pikir hanya sebagai sebuah jokes saja. Ada sense of humor bagus juga di negeri ini, ya, kan," jelasnya.
Artikel Terkait
KPK Minta Alat Canggih untuk OTT, Target 30 Operasi Per Tahun: Apa Saja Senjatanya?
Refly Harun Bongkar Motif Tersangka Roy Suryo: Kriminalisasi Kritik atau Pembelaan Jokowi?
Bahar Bin Smith Tersangka Penganiayaan Banser: Ini Pasal Berat yang Mengancamnya!
Hary Tanoe & Dokumen Epstein: Benarkah Beli Rumah Trump dan Temui CIA Indonesia?