"Semua pejabat di tempus itu dimungkinkan kita mintai keterangan. Kenapa? Karena kita harus mendapatkan informasi yang sejelas-jelasnya jangan sampai secara sepihak si A menuduh si B, si C menuduh si B, lalu si B tidak kita mintai keterangan," ujar Direktur Penyidikan KPK Brigjen Asep Guntur Rahayu di Kantornya, Jakarta, Jumat (1/9).
Sementara itu, Cak Imin yang baru saja mendeklarasian pasangan bersama Anies Baswedan, mengaku jika hal tersebut sudah umum terjadi.
Cak Imin tegas mengatakan jika tantangan dalam pemilu tidak hanya dari dalam, melainkan juga ada dari luar.
"Pemilu bukan hanya tantangan internal. Eksternal banyak," kata Cak Imin di Hotel Majapahit, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (2/9).
Jelasnya, hal itu merupakan dinamika politik yang harud dihadapi sebagai proses perjuangan politiknya selama ini.
Seolah memberi pesan pada Anies Baswedan dan seluruh partai koalisi, jika semua akan berjalan aman dan optimistis. "Tetap semangat dan optimistis. Aman," ujarnya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Turis Australia Diperkosa Satpam di Bali: Kronologi Mengerikan di Balik Kamar Mandi Klub Malam
Presiden Prabowo Beri Perintah Rahasia ke Bahlil: Ini Strategi Darurat Minyak Imbas Perang Timur Tengah
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!