Akibatnya, massa yang sudah bertindak anarkis, membuat aparat kepolisian menerjunkan sejumlah kendaraan serta mengerahkan personel yang menggunakan helm serta tameng.
Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro meminta agar massa aksi untuk membubarkan diri. "Karena telah melakukan pengerusakan, di minta massa untuk bubar," ucapnya.
Walaupun sempat mendapatkan perlawanan, namun akhirnya para buruh tersebut berhasil membubarkan diri dengan rasa kecewa.
"Kita hanya ingin bertemu dengan PJ Gubernur, ini akibat tidak difasilitasi bertemu dengan PJ Gubernur," ucap orator di atas mobil komando. "Hari ini Polisi tidak bisa mempertemukan kita dengan PJ Gubernur, Polisi telah kalah dengan PJ Gubernur.
Baru kali ini kita tidak bisa di pertemukam dengan Gubernur, dari 20 tahun lebih kita menggelar aksi," sambung orator sambil mobil berjalan menjauhi kantor Gubernur DKI Jakarta
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Viral! Alas Seprei Bunga di Video KKN Lombok Timur 13 Menit, Ini Fakta yang Terungkap
BPJPH Buka Suara: Daging Babi & Alkohol Boleh Dijual, Asal Patuhi Aturan Ini!
Toyota New Veloz Hybrid EV Resmi di Surabaya: Harga Mulai Rp 303 Juta, Ini Spesifikasi dan Keunggulannya!
Noel Bongkar Modus Jebak Pejabat: Purbaya Tinggal Sejengkal Lagi Masuk KPK!