"Kiamat" Baru: Badai Inflasi Melanda Global
Eskalasi konflik di Timur Tengah tidak hanya berdampak lokal.
Baca Juga: Inilah Daftar Harga Hotel di Kota Depok Jelang Tahun Baru: Penawaran Spesial dan Perang Tarif!
Raksasa perkapalan dunia menghindari perairan Laut Merah, menciptakan badai besar dalam perdagangan global.
Kapal-kapal memutar ke Tanjung Harapan, memperlambat pengiriman produk musim semi dan panas.
Ini memicu kenaikan tarif pengiriman, memperparah tekanan rantai pasokan global.
Para manajer logistik mengingatkan bahwa inflasi "sementara" pada 2022 dapat kembali jika konflik di Laut Merah dan Samudera Hindia berlanjut.
Kenaikan tarif pengiriman dari Asia ke Eropa Utara mencapai lebih dari dua kali lipat, sementara harga minyak dunia juga naik, mengakomodir 12% perdagangan global.
Dampak Terhadap Harga Minyak: Minyak Membara dan Kondisi Pasar
Situasi tak stabil di Timur Tengah memengaruhi harga minyak.
Ledakan bom di Iran dan serangan terhadap kapal dagang mengerek harga minyak di atas 3%.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: paradapos.com
Artikel Terkait
Turis Australia Diperkosa Satpam di Bali: Kronologi Mengerikan di Balik Kamar Mandi Klub Malam
Presiden Prabowo Beri Perintah Rahasia ke Bahlil: Ini Strategi Darurat Minyak Imbas Perang Timur Tengah
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!