Agenda efisiensi fiskal dan penertiban anggaran yang digulirkan Purbaya dinilai langsung mengenai jantung kepentingan para elite di berbagai lini. "Ini mengganggu kenyamanan dari sistem yang oligarkis ini," tegas Siriana.
Langkah Purbaya juga dianggap meluas, tidak hanya pada pembenahan internal Kementerian Keuangan, tetapi juga menyoroti proyek strategis seperti kereta cepat Whoosh dan terlibat polemik dengan sejumlah tokoh politik.
Ujian Loyalitas dalam Kabinet
Dinamika ini disebutkan menguji loyalitas ganda di internal pemerintahan. Klaim Purbaya bahwa semua tindakannya adalah perintah presiden menjadi penanda ujian kesetiaan bagi orang-orang di dalam kabinet, lembaga, hingga level daerah.
Pertarungan kepentingan antara agenda penataan anggaran dan struktur oligarki diprediksi akan terus menjadi sorotan utama dalam politik ekonomi Indonesia.
Artikel Terkait
Renggangnya Prabowo-Dasco: Jalan Bagi Jokowi & JK Kuasai Pemerintahan?
Pernyataan Saiful Mujani Soal Jatuhkan Prabowo: Makar atau Kritik Politik Biasa?
Prabowo Tahan Harga BBM Subsidi: Ini Dampaknya & Perbandingannya dengan Era SBY, Jokowi, dan Megawati
Istana Anggap Remeh Seruan Mundurkan Prabowo, Ini Fokus Utama Prabowo Sekarang