Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, dalam sambutannya di pembukaan Rakernas II PDIP mengingatkan bahwa sistem pemerintahan Indonesia menganut sistem presidensial.
Oleh karena itu, ia mengaku heran ketika sejumlah partai mulai sibuk bergerak membentuk koalisi jelang Pemilu 2024. "Kita sistemnya adalah presidensial bukan sistem parlementer, akibatnya kan saya suka bingung lho bapak Presiden, kok bilang koalisi, koalisi, koalisi, tidak ada, tidak ada. Kalau kerja sama yes," kata Megawati dalam pidato pembukaan Rakernas PDIP di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (21/6).
Ia mengaku kerap memperhatikan pemilihan perdana menteri yang dilakukan di sejumlah negara. Sementara di Indonesia tidak dikenal perdana menteri. "Ini tata kenegaraan kita, ini tata negara kita, tahu nggak?" tanyanya.
Ia pun mewanti-wanti kadernya untuk tidak ikut-ikutan bicara soal koalisi. Menurutnya jika ada kader partai yang masih membicarakan soal koalisi, berarti kader tersebut tidak memahami sistem ketatanegaraan Indonesia.
Artikel Terkait
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?