POLHUKAM.ID - Juru bicara capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan, Sudirman Said, menyebut ada partai koalisi pemerintah Joko Widodo (Jokowi) yang merayu Partai Demokrat agar mau bergabung ke pemerintahan.
Bahkan, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sampai diiming-imingi memperoleh jatah menteri hingga menjadi capres.
"Kita juga tahu semua yang datang ke Demokrat, misalnya, itu ada yang sekedar menawarkan, yuk gabung ke pemerintahan sekarang, dapet (jatah kursi) menteri sampai 'Ya sudah, kalau Pak AHY mau jadi wakil presiden sama kita aja."
"Bahkan ada partai yang datang, 'dibalik saja Mas AHY yang menjadi capresnya, saya yang menjadi cawapresnya. Ada yang begitu" katanya dalam podcast yang ditayangkan di YouTube Bambang Widjajanto, dikutip Sabtu (3/6/2023).
Kendati demikian, Sudirmain Said mengapresiasi sikap Demokrat yang menolak terkait tawaran yang disebutnya berasal dari partai koalisi pemerintah.
"Jadi kalau ini apresiasi kita kepada Demokrat ya, kalau yang dicari hanya sekedar status atau pengen maju semata-mata menjadi capres atau cawapres, sebetulnya beliau (AHY) sudah berangkat, ya," katanya.
Tak hanya Demokrat, Sudirman Said juga menyebut, PKS turut ditawari partai koalisi pemerintah dengan iming-iming adanya pembiayaan hingga penambahan suara saat pemilu.
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?