Giring mengatakan bahwa hal ini tidak lebih dari mekanisme mengembalikan partai kepada pemilik sebenarnya, ia tak keberatan untuk turun dari kursi ketum PSI.
"Sejak video saya yang keluar beberapa waktu lalu, sudah saya katakan: Sudah saatnya mengembalikan partai ini ke pemilik sebenarnya," ungkapnya.
"Saat itu saya sudah sampaikan rekomendasi ke partai, bahwa anak muda itu adalah Mas Kaesang Pangarep. Jadi tidak ada itu suksesi tiba-tiba atau dadakan di PSI. Semua sudah sesuai mekanisme organisasi. Bahkan hari ini saya akan pimpin Rapat Pleno KOPDARNAS untuk segera meminta Dewan pembina mengesahkan Mas Kaesang sebagai Ketua Umum," jelasnya.
Giring sendiri menegaskan jika memang ia diturunkan, dirinya akan fokus untuk memenangkan kursi bagi partainya di Jabar
"Setelah ini saya akan fokus di Dewan Pembina sambil berjuang memenangkan kursi di Dalil Jawa Barat I untuk PSI," jelasnya.
Sumber: wartaekonomi
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?