"Pak Prabowo mengatakan kepada saya begini ,biar aja Pak Yusril ini kan bagus kalau misalkan Golkar ngajukan, PAN mengajukan, PBB mengajukan, Gelora mengajukan, nanti nama-nama ini saya bawa ke Pak Lurah, Pak Lurah mana nih yang kira-kira menurut bapak saya putuskan," kata Yusril saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (12/10).
Yusril mengatakan saat ini pihaknya bisa saja mendesak Prabowo menjadikannya cawapres, lantaran dari segi kapabilitas sangat mumpuni meskipun elektabilitas belum tampak signifikan. Namun, potensi itu bisa terjadi atau tidak tergantung Pak Lurah.
"Jadi sebenarnya kalau ngotot-ngototan bisa terjadi bisa juga tidak sih. Tapi bisa kalau ngotot-ngototan, misal terjadi deadlock, saya katakan tadi saya tidak abisin di depan lah, tapi katakan di terakhir. Saya sebenarnya kompromi seperti ini terjadi di (tahun) 99," tutupnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo sempat menyinggung soal dirinya yang kerap dikatakan Pak Lurah oleh masyarakat pada sidang tahunan MPR/DPR/DPD RI, pada 16 Agustus 2024.
Jokowi menegaskan bahwa dirinya bukanlah Pak Lurah melainkan seorang pemimpin negara.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Anies Baswedan Datang ke Cikeas Tanpa Undangan: SBY & AHY Bereaksi, Ini Motif Tersembunyi!
Buku Otak Politik Jokowi Segera Terbit: Riset Neurologi Ungkap Sisi Lain Jokowi?
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?