"Nah ini yang menjadi platform kami, bagaimana arah koalisi? Arah koalisi nanti tergantung dari tiga nama yang dikeluarkan oleh Rakernas. Kami serahkan sepenuhnya kepada ketua umum untuk mengkomunikasikan tiga nama tersebut, sembari menyusun koalisinya," ujar Willy.
Di samping itu, Partai Nasdem disebutnya akan berkoalisi dengan partai lain dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Namun ia menjelaskan, semua hal terkait dengan siapa Partai Nasdem akan berkoalisi masihlah berupa penjajakan, termasuk dengan Partai Demokrat.
"Jadi jalur kuning belum melambai, undangan kawinan belum ada, ini masih pacaran aja belum. Masih taaruf satu sama lain, masih membangun suasana kebatinan," ujar Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR itu.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Roy Suryo Bocorkan 3 Ciri Ijazah Asli UGM: Ini Alasan Ia Yakin 99,9% Dokumen Jokowi Palsu
Partai Prima Tantang Nasdem: Berani Naikkan PT ke 10 Persen, Kalau Sungguh-Sungguh!
Jokowi Dukung Revisi UU KPK 2024: Pengakuan Dosa atau Drama Politik 2029?
Usulan PT 7%: Ancaman Nyata bagi Kedaulatan Rakyat atau Cuma Rekayasa Politik?