"Apapun itu kami pasti menangkap DPO entah orang itu sudah selama lima tahun, satu bulan, ataupun baru kemarin sore apabila berdasarkan undang-undang makan akan kami tangkap," katanya.
Selanjutnya, Dia menambahkan bahwa pihaknya juga telah berkoordinasi dengan intelijen, kepolisian, hingga masyarakat dalam strategi menangkap buronan itu.
Baca Juga: Survei Internal TPN Ganjar-Mahfud: Elektabilitas Prabowo 41,1%, Ganjar 37%, Anies 21,7%
Kendati demikian terkait teknis penangkapan dirinya tidak mau mengungkapkannya karena menurutnya para buronan tersebut bersifat mobile, oleh karena itu susah dilacak akan tetapi pihaknya telah mendapatkan jaringan untuk menangkap empat DPO.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: lihatjambi.com
Artikel Terkait
Abdul Wahid Bongkar Kejanggalan Dakwaan KPK: OTT Rp800 Juta hingga Jatah Preman Tak Ada dalam Berkas!
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?