Jombang - Angka kasus kekerasan terhadap anak di Jombang masih tinggi.
Sepanjang 2023, Women’s Crisis Center (WCC) Jombang mencatat ada 33 kasus kekerasan seksual yang menimpa korban anak.
Sebanyak 11 korban di antaranya hamil, dan sebagian putus sekolah.
”Dalam setahun kami menangani 80 kasus yang beragam sekali masalahnya,” jelas Direktur WCC Jombang Ana Abdillah, Senin (1/1).
Baca Juga: Ratusan Anak di Jombang Jadi Korban Kekerasan Tiap Tahun
Ana memerinci, 80 kasus itu di antaranya, 48 kasus kekerasan seksual, 30 kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dan 2 kasus pidana umum. Ironisnya, dari 48 kasus kekerasan seksual itu, sebanyak 33 di antaranya dialami anak-anak.
”Dari catatan kami, ada 11 korban sampai hamil. Rinciannya, 9 korban berhubungan dengan pacar, 1 korban dihamili paman sendiri, 1 korban dengan tetangga,” bebernya.
Artikel Terkait
Abdul Wahid Bongkar Kejanggalan Dakwaan KPK: OTT Rp800 Juta hingga Jatah Preman Tak Ada dalam Berkas!
KPK Berbeda Sikap? Menguak Strategi Kontroversial dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Qoumas
KPK Izinkan Yaqut Lebaran di Rumah: Gerd Akut & Asma Jadi Alasan, Apa Strategi Sebenarnya?
Noel Rencana Ajukan Tahanan Rumah ke KPK: Ikuti Jejak Yaqut, Apa Alasannya?