Dalam upaya yang jelas untuk mengirim pesan ke Kremlin, John J. Sullivan, duta besar AS yang ditunjuk oleh Presiden Donald Trump, mengatakan kepada kantor berita negara Rusia TASS bahwa Washington dan Moskow tidak boleh begitu saja memutuskan hubungan diplomatik.
"Kita harus menjaga kemampuan untuk berbicara satu sama lain," kata Sullivan kepada TASS dalam sebuah wawancara.
Sullivan memperingatkan terhadap penghapusan karya-karya Leo Tolstoy dari rak buku Barat atau menolak untuk memainkan musik Pyotr Tchaikovsky.
Pernyataannya dilaporkan oleh TASS dalam bahasa Rusia dan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Reuters.
"Mereka bisa --ada kemungkinan itu, meskipun saya pikir itu akan menjadi kesalahan besar. Seperti yang saya pahami, pemerintah Rusia telah menyebutkan varian pemutusan hubungan diplomatik," katanya, ketika ditanya oleh TASS analogi itu berarti kedutaan bisa ditutup.
Artikel Terkait
Israel Hancurkan Gencatan Senjata! Serangan Brutal ke Beirut Target Komandan Hizbullah, Perang Baru Dimulai?
Obama Bongkar Rahasia di Balik Ambisi Perang Netanyahu: Hasutan ke AS yang Berujung Petaka di Selat Hormuz
Iran Guncang Dunia! Aturan Baru Selat Hormuz: Kapal Asing Wajib Izin Khusus, Siap-siap Kena Dampak?
Iran Bantah Serang UEA, Tapi Beri Peringatan Keras: Jangan Jadi Pangkalan AS-Israel!