"Kita tidak bisa begitu saja memutuskan hubungan diplomatik dan berhenti berbicara satu sama lain," ujarnya.
"Satu-satunya alasan saya dapat berpikir bahwa Amerika Serikat mungkin terpaksa menutup kedutaannya adalah jika menjadi tidak aman untuk melanjutkan pekerjaannya," kata Sullivan.
Ditanya bagaimana hubungan akan berkembang, Sullivan, seorang pengacara berusia 62 tahun, mengatakan dia tidak tahu tetapi menambahkan bahwa dia berharap suatu hari akan ada pemulihan hubungan.
"Jika saya bertaruh, saya akan mengatakan mungkin tidak seumur hidup saya," pungkas dia.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Israel Hancurkan Gencatan Senjata! Serangan Brutal ke Beirut Target Komandan Hizbullah, Perang Baru Dimulai?
Obama Bongkar Rahasia di Balik Ambisi Perang Netanyahu: Hasutan ke AS yang Berujung Petaka di Selat Hormuz
Iran Guncang Dunia! Aturan Baru Selat Hormuz: Kapal Asing Wajib Izin Khusus, Siap-siap Kena Dampak?
Iran Bantah Serang UEA, Tapi Beri Peringatan Keras: Jangan Jadi Pangkalan AS-Israel!