"Kita tidak bisa begitu saja memutuskan hubungan diplomatik dan berhenti berbicara satu sama lain," ujarnya.
"Satu-satunya alasan saya dapat berpikir bahwa Amerika Serikat mungkin terpaksa menutup kedutaannya adalah jika menjadi tidak aman untuk melanjutkan pekerjaannya," kata Sullivan.
Ditanya bagaimana hubungan akan berkembang, Sullivan, seorang pengacara berusia 62 tahun, mengatakan dia tidak tahu tetapi menambahkan bahwa dia berharap suatu hari akan ada pemulihan hubungan.
"Jika saya bertaruh, saya akan mengatakan mungkin tidak seumur hidup saya," pungkas dia.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Joe Rogan Sebar Teori Netanyahu Sudah Meninggal? Ini Fakta yang Mengejutkan
Trump Ultimatum Iran 48 Jam: Hancurkan Pembangkit Listrik Nuklir Jika Selat Hormuz Tetap Tertutup?
Rudal Iran Hantam Yerusalem Saat Idulfitri, Begini Kondisi Terkini di Dekat Al-Aqsa
Ledakan di Teheran & Yerusalem: Iran Klaim Pukulan Telak ke AS-Israel, Selat Hormuz Terancam!