Gaikindo Bongkar Rencana Impor 105.000 Mobil India: Kapasitas Pabrik Lokal Nganggur?

- Minggu, 22 Februari 2026 | 00:50 WIB
Gaikindo Bongkar Rencana Impor 105.000 Mobil India: Kapasitas Pabrik Lokal Nganggur?

Gaikindo Pertanyakan Rencana Impor 105.000 Mobil India, Kapasitas Produksi Lokal Mencukupi

Industri otomotif nasional, melalui Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), mempertanyakan rencana impor 105.000 unit kendaraan niaga dari India. Rencana ini dinilai mengabaikan kapasitas produksi dalam negeri yang sebenarnya mampu memenuhi kebutuhan, khususnya untuk segmen kendaraan pick-up.

Proyek KDKMP dan Kontroversi Impor Kendaraan India

Sorotan ini muncul setelah terungkapnya kontrak pengadaan kendaraan untuk proyek Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) senilai Rp24,66 triliun yang melibatkan dua produsen asal India. Padahal, Indonesia memiliki tujuh pabrik kendaraan niaga yang telah memproduksi model serupa.

Kapasitas Produksi Kendaraan Niaga di Dalam Negeri

Gaikindo mencatat, kapasitas produksi kendaraan roda empat atau lebih di Indonesia mencapai 2,5 juta unit per tahun. Khusus untuk segmen kendaraan komersial kelas menengah ke bawah seperti pick-up, kapasitas produksinya bahkan lebih dari 400.000 unit per tahun.

Tujuh produsen kendaraan niaga tersebut adalah:

  • PT Suzuki Indomobil Motor
  • PT Isuzu Astra Motor Indonesia
  • PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor (Mitsubishi)
  • PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors)
  • PT Sokonindo Automobile (DFSK)
  • PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN)
  • PT Astra Daihatsu Motor

Sebagian besar model yang diproduksi memiliki penggerak 4x2 dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 40 persen, serta didukung jaringan layanan purnajual dan bengkel yang luas di seluruh Indonesia.

Halaman:

Komentar