Gaikindo Buka Suara: Impor 105.000 Mobil India Ancam Industri Otomotif Nasional?

- Minggu, 22 Februari 2026 | 03:25 WIB
Gaikindo Buka Suara: Impor 105.000 Mobil India Ancam Industri Otomotif Nasional?

Sebagian besar model yang diproduksi merupakan penggerak 4x2 dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 40 persen dan didukung jaringan layanan purnajual yang luas.

Pernyataan Resmi Ketua Umum Gaikindo

Ketua Umum Gaikindo, Putu Juli Ardika, menegaskan bahwa industri nasional sebenarnya siap berkontribusi. "Anggota Gaikindo dan industri pendukungnya, termasuk industri komponen otomotif (GIAMM), mempunyai kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan tersebut," ujarnya.

Putu menambahkan bahwa dengan kesempatan dan waktu yang cukup, ekosistem industri otomotif nasional mampu berpartisipasi. Langkah ini juga dinilai dapat menghindari potensi pengurangan tenaga kerja akibat penurunan permintaan pasar dalam negeri.

Detail Pesanan Kendaraan dari India

Proyek KDKMP diketahui melibatkan impor besar-besaran dari dua produsen India:

  • Mahindra & Mahindra Ltd: Akan memasok 35.000 unit Scorpio Pick Up yang diproduksi di Nashik, India.
  • Tata Motors: Melalui PT Tata Motors Distribusi Indonesia akan mengirimkan 70.000 unit, terdiri dari 35.000 unit Yodha pick-up dan 35.000 unit truk ringan Ultra T.7.

Harapan Industri Otomotif Nasional

Gaikindo berharap kebijakan pemerintah dapat mempertimbangkan optimalisasi produksi dalam negeri. Langkah ini dinilai tidak hanya memperkuat industri nasional, tetapi juga menjaga stabilitas tenaga kerja dan keberlanjutan ekosistem otomotif Indonesia secara keseluruhan.

Halaman:

Komentar