Sementara itu, Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedek Prayudi meminta agar Pemerintah bersikap adil. Sebab menurutnya, UAS sama aja dengan WNI biasa yang pernah ditolak masuk negara lain.
"Jangan malah mendorong negara untuk terjebak favoritisme dengan narasi warga yang dikenal seperti UAS," ucapnya.
"Mosok negara mengistimewakan seseorang karena tingkat kedikenalan? Cobak adil sejak dalam pikiran, tadz," sambungnya.
Sumber: akurat.co
Artikel Terkait
Kabur dari Hukum! Kyai Pencabul Puluhan Santriwati di Pati Hilang Kontak, Polisi Siap Buru dan Tangkap
Dudung Bantah Keras Tuduhan Habib Rizieq Soal Jenderal Baliho & Isu Kabur ke Yaman
Defisit APBN Maret 2026 Tembus Rp240 Triliun! Ini Penyebab Utama Kenaikan 130%
Ahmad Dhani Bongkar Bukti ABC Perselingkuhan Maia Estianty dengan Bos TV: Saya yang Ceraikan Dia!