POLHUKAM.ID - Gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) yang menentang produk-produk yang memiliki afiliasi dengan Israel semakin mendapat perhatian, dengan Le Minerale menjadi sorotan terkini dalam gerakan ini setelah Aqua.
Tujuan gerakan ini adalah memberikan tekanan ekonomi pada Israel untuk mendukung hak setara bagi Palestina.
Informasi kontroversial ini ditemukan di situs web PT Mayora, perusahaan induk produsen Le Minerale, yang menunjukkan bahwa perusahaan ini beroperasi di 90 negara termasuk Israel.
Munculnya informasi ini memunculkan dugaan bahwa produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) galon sekali pakai ini dapat menjadi pendukung penjajahan Israel terhadap Palestina.
Penelusuran lebih lanjut oleh Ketua Cyber Indonesia, Husin Shahab, melalui akun Twitter-nya (@HusinShihab), menemukan bahwa lisensi AMDK galon sekali pakai ini tidak sepenuhnya dimiliki oleh perusahaan lokal Indonesia.
Sebaliknya, lisensi tersebut ternyata dimiliki oleh perusahaan cangkang yang beroperasi di British Virgin Island, sebuah tempat yang dikenal sebagai surga pajak dan sering digunakan untuk mendirikan perusahaan offshore.
Artikel Terkait
Turis Australia Diperkosa Satpam di Bali: Kronologi Mengerikan di Balik Kamar Mandi Klub Malam
Presiden Prabowo Beri Perintah Rahasia ke Bahlil: Ini Strategi Darurat Minyak Imbas Perang Timur Tengah
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!