POLHUKAM.ID - Gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) yang menentang produk-produk yang memiliki afiliasi dengan Israel semakin mendapat perhatian, dengan Le Minerale menjadi sorotan terkini dalam gerakan ini setelah Aqua.
Tujuan gerakan ini adalah memberikan tekanan ekonomi pada Israel untuk mendukung hak setara bagi Palestina.
Informasi kontroversial ini ditemukan di situs web PT Mayora, perusahaan induk produsen Le Minerale, yang menunjukkan bahwa perusahaan ini beroperasi di 90 negara termasuk Israel.
Munculnya informasi ini memunculkan dugaan bahwa produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) galon sekali pakai ini dapat menjadi pendukung penjajahan Israel terhadap Palestina.
Penelusuran lebih lanjut oleh Ketua Cyber Indonesia, Husin Shahab, melalui akun Twitter-nya (@HusinShihab), menemukan bahwa lisensi AMDK galon sekali pakai ini tidak sepenuhnya dimiliki oleh perusahaan lokal Indonesia.
Sebaliknya, lisensi tersebut ternyata dimiliki oleh perusahaan cangkang yang beroperasi di British Virgin Island, sebuah tempat yang dikenal sebagai surga pajak dan sering digunakan untuk mendirikan perusahaan offshore.
Artikel Terkait
Duit Ratusan Miliar Gagal Beli Hati: Pengakuan Hercules soal Tawaran Jenderal Bintang Dua untuk Jegal Prabowo
Kebobolan! Menkeu Ngaku Sistem Anggaran Kemenkeu Jebol, 21.801 Motor Listrik MBG Lolos Tanpa Izin
Kondisi Terbaru Kamaruddin Simanjuntak: Pengacara Pembongkar Kasus Sambo Kini Sakit – Begini Fakta Terkininya
Desak Bareskrim! 40 Ormas Islam Geruduk Polri Minta Ade Armando, Grace Natalie, dan Abu Janda Segera Diproses Hukum