Pada kerja sama sosial budaya, kedua Menlu juga bertukar pandangan tentang berbagai tantangan umum yang dihadapi dalam masyarakat multikultural, serta pentingnya mempromosikan toleransi dan menghormati satu sama lain.
"Oleh karena itu kami sepakat untuk melanjutkan dialog antaragama bilateral kami melalui Interfaith Bilateral Indonesia-Bosnia dan Herzegovina Dialog (IBHID) dan menyelenggarakan IBHID ke-2 dalam waktu dekat," ujarnya.
Selanjutnya, untuk memperkuat kontak orang-ke-orang, kami sepakat untuk meningkatkan kerjasama antar universitas di kedua negara, khususnya dalam penelitian dan pengembangan di bidang kesehatan, energi, dan kemajuan digital.
"Selain itu, kami juga bertukar pandangan tentang regional dan masalah internasional. Kami menggarisbawahi pentingnya multilateralisme, dan saya berbagi terkait presidensi G20," kata Menlu Retno.
Menlu Retno berharap pertemuan bilateral ini dapat memperkuat kerja sama antara Indonesia dengan Bosnia.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Kisah Nikhil Chandwani: Membangun Kuil Hindu Pertama di Bangladesh yang Bikin Heboh
Jasad di Freezer Kios Ayam Bekasi Terbongkar: Pelaku Ternyata Rekan Kerja yang Pura-pura Mudik
Guru Depok Ditangkap Tawarkan Jasa Seksual, Diduga Idap HIV Sejak 2014 – Ini Faktanya!
Ade Darmawan Bongkar Siapa Pendana Roy Suryo di Kasus Ijazah Jokowi?