Penundaan Riset dan Keputusan Transfer
Memasuki tahap riset di tahun 2013, kesibukan sebagai anggota DPR RI dan pejabat partai membuat studi tertunda. Pada 2017, Arsul memutuskan keluar dari program di Glasgow, namun tetap membawa capaian 180 kredit yang telah diperoleh.
Tekad menyelesaikan gelar doktor membawanya ke Collegium Humanum/Warsaw Management University pada 2020. Ia mendaftar via program transfer doktoral, sehingga kredit yang diraih di Glasgow diakui oleh universitas di Polandia tersebut.
Proses Penelitian dan Disertasi
Arsul kemudian menulis disertasi berjudul 'Re-examining the Considerations of National Security Interest and Human Rights Protection in Counter Terrorism Legal Policy'. Ia menegaskan penelitiannya dilakukan secara komprehensif, termasuk melakukan wawancara dengan para kepala lembaga terkait isu terorisme dan HAM.
Dengan penjelasan rinci ini, Arsul Sani berharap klarifikasinya dapat menjawab semua keraguan publik mengenai keabsahan gelar doktor yang dimilikinya.
Artikel Terkait
Kajian Online Tarik Konten & Minta Maaf ke SBY: Ada Apa Sebenarnya?
Partai Buruh Bongkar Alasan Menolak Pilkada DPRD: Ini Jebakan Politik Transaksional!
Koalisi Permanen Golkar: Wacana Ambisius atau Hanya Strategi Pilpres 2024?
Republik Fufufafa Slank: Bahaya Laten yang Masih Mengendalikan Indonesia Hingga 2029?