Rocky Gerung Bongkar Skandal Pendidikan: Dari Anggaran Hilang hingga Sindir Tut Wuri Malsuin Ijazah

- Senin, 16 Februari 2026 | 23:50 WIB
Rocky Gerung Bongkar Skandal Pendidikan: Dari Anggaran Hilang hingga Sindir Tut Wuri Malsuin Ijazah

Kritik juga dilayangkan ke dunia pendidikan. Rocky membandingkan pendidikan di Prancis pasca-Revolusi dengan kondisi di Indonesia yang dinilainya masih feodal.

Di Indonesia, yang terjadi bukan Ing Ngarso Sung Tulodo, tapi Ing Ngarso Sung Korupsi. Bukan Tut Wuri Handayani, tapi Tut Wuri Malsuin Ijazah, sindir Rocky Gerung.

Suara Generasi Muda dan Praktisi Pendidikan

Dalam forum yang sama, Otniel Rahadianta Sembiring dari Forum Komunikasi Pengurus OSIS (FKPO) Yogyakarta menyampaikan kegelisahan generasi muda. Kami sebagai generasi baru seharusnya membawa ide-ide baru ke dalam demokrasi, tetapi kami dibungkam semena-mena. Sistem yang ada terlalu rigid bagi kami, ungkapnya.

Sementara itu, Ketua MGMP Bahasa Inggris DIY, Ismi Fajarsih, mengkritik perubahan kebijakan pendidikan yang dinilai sering kali tidak berbasis kajian mendalam. Kita itu sukanya kasih parasetamol, memberikan masking effect. Penyakitnya hilang sebentar, tapi kita tidak tahu sebab aslinya apa, ujarnya.

Penekanan pada Perubahan Pola Pikir

Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, yang juga hadir sebagai pembicara, menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam kebijakan publik. Masyarakat sudah tahu buang air di sungai itu bikin mencret, infrastruktur jamban sudah dibangun, tapi mereka tetap ke sungai. Kenapa? Karena otaknya sudah paham, tapi pantatnya belum paham kalau belum kecelup air sungai, ujar Hasto disambut tawa hadirin.

Forum yang dipandu Aryo Seno Bagaskoro dari Pandu Negeri ini diawali dengan kunjungan ke Pendopo Agung Taman Siswa untuk menelusuri jejak perjuangan Ki Hajar Dewantara. Pendidikan itu adalah membangun manusia, bukan soal bagaimana pendidikan itu dikapitalisasi atau diprivatisasi. Kami ingin memastikan esensi pendidikan yang memerdekakan tetap terjaga, pungkas Seno.

Halaman:

Komentar