Secara spesifik Jus pun meminta peran pers tidak melulu mengarah ke politik dalam hal ini Pemilu 2024.
Sebab, menurut Jus masih banyak rakyat yang merasa sulit untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena stok kebutuhan tersebut tidak merata didistribusikan.
"Pers ini harus berikan informasi yang akurat kepada masyarakat jangan hanya pemilu Anies Baswedan, Prabowo itu enggak penting. Apa kalian yakin mau ada pemilu? Gue enggak yakin ada Pemilu," kelakar Jus yang disambut tawa para audiens.
Dari berita mengenai rakyat itu, Jus menyebut barulah pers peduli terhadap rakyat.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?