Secara spesifik Jus pun meminta peran pers tidak melulu mengarah ke politik dalam hal ini Pemilu 2024.
Sebab, menurut Jus masih banyak rakyat yang merasa sulit untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena stok kebutuhan tersebut tidak merata didistribusikan.
"Pers ini harus berikan informasi yang akurat kepada masyarakat jangan hanya pemilu Anies Baswedan, Prabowo itu enggak penting. Apa kalian yakin mau ada pemilu? Gue enggak yakin ada Pemilu," kelakar Jus yang disambut tawa para audiens.
Dari berita mengenai rakyat itu, Jus menyebut barulah pers peduli terhadap rakyat.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
PKB Dukung Prabowo Dua Periode, Tapi Siapa Cawapres 2029? Sikap Mengejutkan Terungkap!
Jokowi Gabung PSI: Strategi Politik atau Upaya Benturkan Hukum? Ini Kata Pengamat
Mulyono KPP Banjarmasin Ditahan KPK, Warganet Soraki: Sekarang Giliran Mulyono dari Solo!
Juda Agung Resmi Jadi Wamenkeu: Kekayaan Rp56 M, Tukar Guling dengan BI, dan Kisah Unik dari IPB ke IMF