Menurut Rocky, hanya dengan duet Anies-AHY, konsep perubahan bisa dilakukan.
“Semua orang menganggap bahwa hanya melalui Anies-AHY, perubahan bisa dilakukan. Memang secara kualitas memang itu. Kan gak mungkin perubahan Anies dengan Sandi, Anies dengan Cak Imin, Anies dengan Erick Thohir segala macam itu,” kata Rocky.
Rocky menilai, gagalnya duet Anies-AHY merupakan kekalahan bagi Demokrat.
“Ini kerugian bagi Demokrat. Karena Demokrat sudah terlalu lama mengejar antitesis itu,” ujarnya.
Rocky pun menyarankan Demokrat untuk mengubah strateginya.
“Demokrat harus belajar bahwa tidak semua perubahan harus diinvestasikan ke antitesis,” kata Rocky.“Demokrat harus belajar bahwa perubahan bisa diinvestasikan ke sesuatu yang pragmatis,” pungkasnya. (*)
Sumber: herald
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?