“Partai Perorangan adalah partai dimiliki oleh semua anggota secara perorangan, bukan milik keluarga, atau segelintir elite partai. Partai dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota. Wujud konkretnya adalah seluruh anggota punya hak memilih ketua umum,” ucap Andy Budiman selaku Wakil Ketua Umum DPP PSI dalam unggahan akun @/psi_id pada Minggu (23/2/2025).
Dalam unggahan tersebut, Andy juga menyampaikan bahwa PSI akan terus beradaptasi sesuai perkembangan zaman.
Andy kembali menambhakan, PSI ini jadi partai pertama di Tanah Air yang menerapkan sistem one man one vote dalam pemilihan ketua umum.
“PSI menjadi partai pertama di Indonesia yang menjalankan sistem one man one vote dalam memilih ketua umum,” tuturnya.
Sebelumnya, mantan Presiden Jokowi juga sudah pernah membahas mengenai konsep partai perorangan atau partai Super Tbk usai dirinya dipecat dari PDIP bersama putra sulungnya sekaligus Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming.
"Ya berarti partainya perorangan," ucap Jokowi
Jokowi juga sempat menyebutkan istilah Partai Super Tbk. Saat sesi wawancaranya dengan Najwa Shihab dalam program Mata Najwa.
Dalam wawancara tersebut, Jokowi menyampaikan tentang pentingnya memiliki partai perorangan di Indonesia.
Namun Jokowi tidak membeberkan secara mendetai mengenai maksud dan tujuan partai tersebut.
Menurutnya, partai tersebut masih dalam proses pemasakan.
Dia juga belum mengetahui apakah nantinya partai tersebut akan dirilis atau tidak.
Demikian penjelasan mengenai PSI Peorangan apa itu, bandera partai yang baru-baru ini mencuri perhatian publik usai terpampang di sejumlah ruas jalan di beberapa wilayah.
Sumber: Suara
Artikel Terkait
Anies Baswedan Datang ke Cikeas Tanpa Undangan: SBY & AHY Bereaksi, Ini Motif Tersembunyi!
Buku Otak Politik Jokowi Segera Terbit: Riset Neurologi Ungkap Sisi Lain Jokowi?
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?