POLHUKAM.ID - Mantan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono, kembali berkomentar terkait isu yang terus menerpa Jokowi meskipun masa jabatannya sebagai Presiden telah berakhir.
Salah satu yang menjadi sorotannya adalah tuduhan lama soal dugaan ijazah palsu.
Poyuono meminta publik agar menghentikan tuduhan tersebut, karena menurutnya hal itu sama saja dengan menzalimi.
“Kalau menyerang dia dengan ijazah palsu itu menzolimi dia loh,” ujar Poyuono di X @bumnbersatu, (3/6/2025).
Ia mengingatkan bahwa kepolisian telah menegaskan ijazah Jokowi adalah sah dan tidak ada pemalsuan sebagaimana yang dituduhkan oleh sebagian pihak.
“Jadi mohon dong stop kasus ijazah palsu, sudah dibuktikan polisi ijazahnya asli,” tegasnya.
Poyuono juga menggambarkan sosok Jokowi sebagai pribadi yang sederhana, meskipun kerap dielu-elukan secara berlebihan oleh para pendukungnya.
“Tentang Joko Widodo. Dia hanya orang biasa dan makan nasi. Sangat merendah walau pendukung mendewakan beliau,” ucapnya.
Artikel Terkait
Utang RI Tembus Rp9.920 Triliun, Menkeu Purbaya: Jangan Khawatir, Ini Buktinya!
Utang Indonesia Tembus Rp9.920 Triliun, Menkeu Purbaya: Jangan Lihat Besarnya, Tapi Ini Alasannya!
Utang Indonesia Tembus Rp9.920 Triliun, Menkeu Bilang Jangan Panik – Ini Alasannya
Utang RI Tembus Rp9.920 Triliun! Menkeu Buka Suara: Jangan Panik, Ini Alasannya