“Anak di bawah umur itu lantas pindah ke kursi kosong di baris berbeda selama sisa penerbangan,” bunyi pernyataan itu lagi.
Setelah mendarat di Boston, gadis itu memberi tahu keluarganya tentang kejadian yang dia saksikan. Mereka pun melaporkan insiden itu kepada pihak berwenang. Namun, menurut New York Post, Mohanty membantah tuduhan tersebut saat menjalani pemeriksaan.
Kamis pekan ini, Mohanty hadir di pengadilan federal AS dan didakwa melakukan perbuatan cabul di depan seorang gadis remaja di dalam pesawat.
Jika terbukti, pelaku bisa dikenakan hukuman hingga 90 hari penjara, hingga satu tahun pembebasan dengan pengawasan serta denda hingga 5.000 dolar AS.
Sumber: inews
Artikel Terkait
Kode HTML Kosong? Ini Rahasia Menulis Artikel yang Tak Terbaca Mesin Pencari!
Stadion Langit NEOM: Fakta Mencengangkan di Balik Stadion Gantung 350 Meter untuk Piala Dunia 2034
46 Anak Gaza Tewas dalam 12 Jam: Ini Serangan Mematikan Israel Sejak Gencatan Senjata
45 Tewas dalam Serangan Terbaru Israel ke Gaza, Korban Didominasi Perempuan dan Anak-anak