KSAD Maruli Jelaskan Alasan Biaya Sumur Bor Capai Rp150 Juta di Daerah Bencana
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memberikan penjelasan terkait pembangunan sumur bor untuk korban bencana dengan biaya mencapai Rp150 juta. Maruli menekankan bahwa sumur ini memiliki spesifikasi khusus yang berbeda dengan sumur rumahan biasa.
Kedalaman Sumur Mencapai 100-200 Meter untuk Capai Mata Air
Menurut penjelasan KSAD Maruli, sumur bor di daerah bencana harus dibor hingga kedalaman 100 hingga 200 meter. Tujuannya adalah untuk mencapai titik mata air yang mampu menghasilkan debit air besar, guna memenuhi kebutuhan air bersih bagi seluruh warga satu desa.
"Kalau kita tidak menemukan mata airnya, air itu pasti akan habis," ujar Maruli dalam jumpa pers di Dermaga Satangair TNI AD, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (6/1/2025).
Artikel Terkait
Geger! Suami Dwi Sasetyaningtyas Dikejar Utang LPDP Rp3,6 Miliar, Bunga Masih Berlari
Surya Paloh dan NasDem di Pilpres 2029: Poros Kunci atau Penentu Kekalahan?
Mahfud MD Buka Suara Soal Alumni LPDF yang Hina Indonesia: Pemerintah Harus Introspeksi!
Virgoun & Lindi Fitriyana Resmi Nikah 26.02.2026: Lokasi dan Maskawin Masih Misteri!