Maruli memberikan perbandingan bahwa biaya pembuatan sumur untuk satu keluarga di rumah pribadi, seperti di Bandung, tidak sampai Rp10 juta. Sementara sumur bor untuk bencana dirancang untuk kepentingan kolektif yang lebih luas.
"Ini barang kepentingannya kan satu desa kadang-kadang," jelasnya.
Pernyataan dalam Rapat Terbatas dengan Presiden Prabowo
Penjelasan ini mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Aceh Tamiang pada Kamis (1/1/2025). Dalam forum tersebut, Maruli bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyampaikan bahwa biaya pengeboran sumur sedalam 100-200 meter memang berkisar antara Rp100 hingga Rp150 juta.
Presiden Prabowo menilai biaya tersebut tergolong terjangkau, mengingat kompleksitas pekerjaan dan hasil yang didapat. Biaya tersebut juga sudah mencakup instalasi pendukung seperti tangki air dan jaringan distribusi, sehingga air siap digunakan oleh korban bencana.
Dengan demikian, tingginya biaya pembuatan sumur bor di lokasi bencana disebabkan oleh faktor teknis seperti kedalaman ekstrem dan skala pemanfaatan untuk kebutuhan publik yang mendesak.
Artikel Terkait
Ibu Tiri di Sukabumi Aniaya Anak Tiri 12 Tahun Hingga Tewas: Motifnya Bikin Geram!
Ribuan Pick Up Mahindra Sudah Sandar di Priok, GMNI Soroti Anomali Instruksi DPR!
Geger! Suami Dwi Sasetyaningtyas Dikejar Utang LPDP Rp3,6 Miliar, Bunga Masih Berlari
Surya Paloh dan NasDem di Pilpres 2029: Poros Kunci atau Penentu Kekalahan?