Kekayaan Arief Rosyid Naik Hampir 100% Saat Jabat Komisaris BSI, Ini Rincian LHKPN-nya
Nama Muhammad Arief Rosyid Hasan, Wakil Ketua Umum AMPI, kini menjadi sorotan publik. Sorotan ini bukan hanya karena pernyataan kontroversialnya yang membela Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia, tetapi juga karena lonjakan kekayaan fantastis yang tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) saat ia menduduki posisi sebagai Komisaris Independen PT Bank Syariah Indonesia (BSI).
Jejak Karier Politik dan BUMN Arief Rosyid
Karier Arief Rosyid berawal dari organisasi kemahasiswaan, dengan puncaknya sebagai Ketua Umum PB HMI (2013-2015). Peta kariernya menanjak setelah dipercaya menjadi Wakil Direktur Milenial TKN Jokowi-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019. Sejak itu, ia kerap mengisi posisi strategis di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Pada 2020, Arief diangkat sebagai Komisaris PT Bank Syariah Mandiri. Kemudian, melalui RUPSLB pada Desember 2020, ia ditetapkan sebagai Komisaris Independen PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk mulai 2021. Ia mengundurkan diri dari posisi ini pada 2023, bersamaan dengan aktivitasnya sebagai Komandan Pemilih Muda di Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran.
Analisis Lonjakan Kekayaan: Hampir Dua Kali Lipat dalam Setahun
Data LHKPN yang dilaporkan ke KPK mengungkap peningkatan kekayaan yang sangat signifikan selama Arief menjabat di BSI.
Berikut rincian perbandingannya:
- Laporan 31 Maret 2022 (Masa Jabatan 2021): Total kekayaan Rp1.656.099.445.
- Laporan 31 Maret 2023 (Masa Jabatan 2022): Total kekayaan melonjak menjadi Rp3.306.190.725.
Artikel Terkait
Gugatan Ijazah Jokowi di PN Solo: Apa yang Terjadi dan Bagaimana Akhirnya?
Video Call Dewasa Parera 11 Menit Viral: Modus Rekam Diam-diam & Fakta di Balik Klaim Sultan Malaysia
Rahasia Sukses Kirim Barang dari China ke UAE via Laut: Hindari Penundaan & Biaya Tak Terduga!
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB 2026: Apa Arti Presidency for All Bagi Dunia?