Konvoi yang dibubuhi tulisan "Jadilah pelopor penegak khilafah 'ala minhajin nubuwwah" itu bahkan juga menyebarkan selebaran brosur berisi tentang gerakan mereka.
Merespons peristiwa viral tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Garuda, Teddy Gusnaidi mengibaratkan penyebaran khilafah seperti narkoba.
"Konvoi motor menyebarkan khilafah, itu ibarat pengedaran narkoba," kata Teddy dalam keterangan tertulisnya,, Rabu (1/6).
Bedanya, pengedar narkoba dan bandar akan cepat tertangkap bila sudah ketahuan.
"Jadi tunggu apa lagi? Jika pengedar dan bandar narkoba ditangkap, kenapa pengedar dan bandar khilafah tidak? Padahal sama-sama dilarang," tegasnya.
Artikel Terkait
Gaikindo Bongkar Rencana Impor 105.000 Mobil India: Kapasitas Dalam Negeri Mampu, Lalu Mengapa?
Gaikindo Bongkar Fakta Mencengangkan: 105.000 Mobil India Akan Gempur Industri Lokal?
Gaikindo Protes Keras! 105.000 Mobil India Akan Masuk, Padahal Pabrik Lokal Nganggur?
Gaikindo Bongkar Fakta Mencengangkan: 105.000 Mobil India Akan Impor, Padahal Pabrik Lokal Nganggur?