Menurutnya, kehadiran ketiganya membentuk koalisi membuat pengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ketar-ketir.
"Ini menimbulkan kegalauan bagi pengusung Anies," ujar Zaki dilansir dari GenPI.co, Sabtu (14/5).
Zaki menjelaskan, PPP dan PAN sebelumnya digadang-gadang ikut koalisi politik pendukung Anies.
Sayangnya, hal itu meleset dari dugaan. PAN dan PPP justru berkoalisi dengan Partai Golkar besutan Airlangga Hartanto.
Oleh karena itu, setelah minggirnya PAN dan PPP, tersisa hanga Partai Nasdem dan PKS.
Artikel Terkait
Prabowo Tuding Elit Politik Dibayar Hanya Bisa Nyinyir, Ini Bukti Swasembada Pangan 2025
Rahasia di Balik Retret Hambalang: Prabowo Uji Loyalitas Menteri Jelang 2026?
Retret Kabinet Prabowo 2026: Evaluasi Kinerja atau Uji Loyalitas di Balik Guyonan?
Partai Demokrat Laporkan 4 Akun Pendukung Jokowi: Maaf Tak Cukup, Proses Hukum Tetap Berjalan