Benny mempertanyakan apa yang ditakutkan pemerintah sampai-sampai melakukan semua hal tersebut. Dirinya mengeluh bagaimana pihak penguasa seperti tak suka dengan demokrasi.
Sebab dirinya melihat bahwa upaya tersebut memiliki tujuan untuk mematikan kubu oposisi yang memiliki tugas untuk menjadi pengawas jalannya pemerintahan.
"Merebut kekuasaan itu kan sah saja di negeri demokrasi namun jangan lah mematikan penantang utamanya apalagi atas nama menjaga kepentingan bangsa dan negara," ungkapnya.
Diketahui, Presiden Joko Widodo alias Jokowi tak segan untuk melakukan cawe-cawe demi kepentingan bangsa di masa depan. Hal ini bahkan diutarakannya tegas.
Depan Megawati Soekarnoputri, dirinya mengatakan bahwa hal ini terkait dengan tanggung jawab moralnya sebagai seorang tokoh bangsa di Indonesia. Hal ini diutarakannya dalam Rakernas PDI Perjuangan di Sekolah Partai PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (6/6/2023).
Sumber: suara
Artikel Terkait
Partai Prima Tantang Nasdem: Berani Naikkan PT ke 10 Persen, Kalau Sungguh-Sungguh!
Jokowi Dukung Revisi UU KPK 2024: Pengakuan Dosa atau Drama Politik 2029?
Usulan PT 7%: Ancaman Nyata bagi Kedaulatan Rakyat atau Cuma Rekayasa Politik?
Gibran vs Prabowo di 2029: Mampukah PSI dan Koalisi Strategis Jadi Penantang Serius?