Sebelumnya, politikus PKS Zulkieflimansyah mengatakan bahwa Raffi Ahmad akan menjadi calon presiden 2024 yang diusung PKS.
"Itu candaan agar mendapatkan pemberitaan di kalangan anak-anak muda,” kata Ujang mengutip GenPI.co, Minggu (29/5).
Menurut Ujang, apa yang diutarakan PKS merupakan strategi agar mendapatkan perhatian dari kaum millenial. “Itu tidak serius,” ucapnya.
Sebab, menurutnya PKS dinilai punya karakter tersendiri untuk mengusung calon presiden.
“Karakter PKS itu jika usung Cawapres akan prioritaskan atau paksakan dari internal dulu," ucapnya.
Dosen Univiersitas Al-Azhar itu menyebut, jika di internal tidak ada yang terlalu menjual, baru dicari dukungan dari figur eksternal. “Itu juga bukan dari kalangan selebritas,” ucapnya.
Artikel Terkait
Partai Prima Tantang Nasdem: Berani Naikkan PT ke 10 Persen, Kalau Sungguh-Sungguh!
Jokowi Dukung Revisi UU KPK 2024: Pengakuan Dosa atau Drama Politik 2029?
Usulan PT 7%: Ancaman Nyata bagi Kedaulatan Rakyat atau Cuma Rekayasa Politik?
Gibran vs Prabowo di 2029: Mampukah PSI dan Koalisi Strategis Jadi Penantang Serius?