Fokus pada Tarif Pengiriman Barang dan Akomodasi
KPK mendapatkan sejumlah informasi yang mengarah pada dugaan korupsi dalam pengumpulan tarif pengiriman barang jemaah haji. Lembaga antirasuah berencana melakukan pengecekan langsung terkait fasilitas tempat tinggal, kategori, dan akomodasi yang diterima jemaah.
"Kami akan telusuri kerja samanya, apakah dengan PT Pos, ekspedisi swasta, atau bagaimana, serta penggunaan dananya," kata Asep.
Dugaan Perbedaan Tarif Berdasarkan Kedekatan Lokasi
Asep mengungkapkan adanya indikasi perbedaan tarif transportasi dan pengiriman barang yang didasarkan pada lokasi tempat tinggal jemaah di Arab Saudi.
"Tempat yang semakin dekat dengan Masjidil Haram atau Mina, transportasinya lebih mudah dan harganya lebih mahal. Begitu pula dengan kualitas menu makanan dan kelayakan tempat tinggal, semakin bagus maka tarifnya semakin tinggi," pungkas Asep Guntur Rahayu.
Artikel Terkait
Kejagung Vs KPK: Geledah Kemenhut Usut Kasus Nikel Rp 2,7 T yang Di-SP3, Ada Apa?
Dr. Richard Lee Diperiksa sebagai Tersangka, Kok Bisa Mobilnya Langsung Masuk ke Dalam Polda?
Hasil Pemeriksaan Etik KPK untuk Bobby Nasution Akhirnya Diumumkan Pekan Depan, Apa Temuannya?
BNN Gerebek Pabrik Liquid Vape & Happy Water di Apartemen Mewah Ancol, Begini Modus Barunya!