Fokus pada Tarif Pengiriman Barang dan Akomodasi
KPK mendapatkan sejumlah informasi yang mengarah pada dugaan korupsi dalam pengumpulan tarif pengiriman barang jemaah haji. Lembaga antirasuah berencana melakukan pengecekan langsung terkait fasilitas tempat tinggal, kategori, dan akomodasi yang diterima jemaah.
"Kami akan telusuri kerja samanya, apakah dengan PT Pos, ekspedisi swasta, atau bagaimana, serta penggunaan dananya," kata Asep.
Dugaan Perbedaan Tarif Berdasarkan Kedekatan Lokasi
Asep mengungkapkan adanya indikasi perbedaan tarif transportasi dan pengiriman barang yang didasarkan pada lokasi tempat tinggal jemaah di Arab Saudi.
"Tempat yang semakin dekat dengan Masjidil Haram atau Mina, transportasinya lebih mudah dan harganya lebih mahal. Begitu pula dengan kualitas menu makanan dan kelayakan tempat tinggal, semakin bagus maka tarifnya semakin tinggi," pungkas Asep Guntur Rahayu.
Artikel Terkait
Bupati Tulungagung Kena OTT KPK Lagi! Ini Daftar Pejabat yang Lanjutkan Tradisi Korupsi
OTT KPK di Tulungagung: Bupati Gatut Sunu Wibowo dan 15 Lainnya Ditangkap, Apa Modusnya?
Saiful Mujani Dilaporkan Makar ke Bareskrim: Ini Kronologi 4 Laporan yang Mengguncang
DPP AMAN Laporkan Saiful Mujani ke Polda Metro: Ini Dugaan Pelanggaran Hukum yang Dituduhkan